Keragaman Bangsa Indonesia (materi IPS Kelas V) MIS Wuled

Posted: 8 Januari 2012 in Uncategorized

BAB 4

KERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA DI INDONESIA

A.    Keragaman Suku Bangsa di Indonesia

  1. Persebaran Suku Bangsa di Indonesia

Suku bangsa adalah bagian dari suatu bangsa. Suku bangsa mempunyai ciri-ciri mendasar tertentu. Ciri-ciri itu biasanya berkaita dengan asal-usul dan kebudayaan.

Ada beberapa ciri yang dapat digunakan untuk mengenal suatu suku bangsa, yaitu: cirri fisik, bahasa, adapt istiadat, dan kesenian yang sama. Contoh ciri fisik : warna kulit, rambut, wajah, dan bentuk badan.

Ada 2 teori yang menyatakan asal mula nenek moyang bangsa Indonesia, yaitu berasal dari daratan Cina Selatan, suku bangsa Yunan dan berasal dari Nusantara (dari berasal dari luar tapi berkembang dari Indonesia sendiri)

1)      Penduduk Indonesia berasal dari daratan Cina selatan, Suku bangsa Yunan. Menurut teori pertama ini Suku bangsa Yunan dating ke Indonesia secara bergelombang. Ada 2 gelombang terpenting antara lain:

1)      Gelombang pertama terjadi sekitar 3.000 tahun yang lalu. Mereka dikenal sebagai  rumpun bangsa Proto Melayu (Melayu Tua), mereka bermukim di daerah pantai. Termasuk dalam Melayu Tua adalah suku bangsa Batak di Sumatra, Dayak di Kalimantan, dan Toraja di Sulawesi.

2)      Gelombang kedua terjadi sekitar 2.000 tahun yang lalu, disebut Deutero Melayu (penduduk Melayu Muda), mereka mendesak Melayu Tua ke pedalaman Nusantara. Termasuk bangsa Melayu Muda adalah Suku Bangsa Jawa, Minang-Kabau, Bali, Makassar, Bugis, dan Sunda.

2)      Menurut teori “Nusantara” penduduk Indonesia tidak berasal dari luar. Teori ini didukung banyak ahli, seperti J. Crawfurd, K. Himly, Sutan Takdir Alisjahbana, dan Gorys Keraf .

Keanekaragaman suku bangsa di Indonesia antara lain disebabkan oleh:

1.      Perbedaan Ras Asal

2.      Perbedaan Lingkungan Geografis

3.      Perbedaan Latar Belakang Sejarah

4.      Perkembangan Daerah

5.      Perbedaan Agama atau Kepercayaan, dan

6.      Kemampuan Adaptasi atau Menyesuaikan Diri

  1. Menghormati Keragaman Suku Bangsa

Cara kita menghormati keragaman suku bangsa antara lain:

a)      Menerima suku-suku bangsa lain dalam pergaulan sehari-hari

b)      Menambah pengetahuan kita tentang suku-suku lain

c)      Tidak menjelek-jelekan, menghina , dan merendahkan suku-suku bangsa lain.

Mengapa kita harus menghormati keragaman suku bangsa? kalau kita tidak menhormati keanekaragaman suku bangsa, tidak akan tercipta kedamaian dalam hidup bersama, serta kita tidak akan menjadi bangsa yang kuat.

B.     Keanekaragaman Budaya di Indonesia

Istilah budaya berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu Buddayah atau Buddhi yang berarti akal budi. Kebudayaan berarti segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia.

Ada tiga bentuk kebudayaan, yaitu :

a.       Kebudayaan dalam bentuk gagasan, antara lain: Ilmu pengetahuan, adat istiadat dan peraturan

b.      Kebudayaan dalam bentuk kebiasaan, antara lain: cara mencari makan (mata pencaharian), tata cara pergaulan, tata cara perkawinan, kesenian, dan bermacam-macam upacara tradisi.

c.       Kebudayaan dalam bentuk benda-benda budaya, antara lain: semua benda yang diciptakan oleh manusia, seperti alat-alat keperluan sehari-hari, rumah, perhiasan, pusaka (senjata), kendaraan, dan lain-lain.

 

  1. Mengenal Keragaman Budaya di Indonesia

Macam-macam rumah adat di Indonesia :

1.      Rumah Bolon (Sumatera Utara)

2.      Rumah Gadang (Minangkabau, Sumatera Barat)

3.      Rumah Joglo (Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur)

4.      Rumah Lamin (Kalimantan Timur)

5.      Rumah Bentang (Kalimantan Tengah)

6.      Rumah Tongkonan (Sulawesi Selatan)

7.      Rumah Honai (Rumah Suku Dani di Papua)

Macam-macam upacara adat yang dilakukan di Indonesia :

1.      Mitoni, Tedhak Siti, Ruwatan, Kenduri, Grebegan (Suku Jawa)

2.      Seren Taun (Sunda)

3.      Kasodo (Tengger)

4.      Nelubulanin, Ngaben (Bali)

5.      Rambu Solok (Toraja)

Beberapa bentuk Kesenian Daerah :

1.      Musik dan Lagu Daerah

2.      Tari-tarian Tradisional Daerah

3.      Seni Pertunjukan Tradisional

4.      Seni Lukis, Ukir, Pahat, dan Anyaman Tradisional

BAB 5

MACAM-MACAM USAHA DAN KEGIATAN EKONOMI DI INDONESIA

 

A.    Jenis-jenis Usaha Ekonomi

1.      Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

2.      Jenis-jenis Usaha dalam Bidang Ekonomi

1)      Pertanian

Negara kita adalah Negara agraris. Berbagai jenis tanaman dapat tumbuh. Hasil tanah pertanian Indonesia antara lain : padi, jagung, ubi, tembakau, kalapa sawit, karet, cengkeh, palm, kopi, cendana, kayu putih, lada dan teh.

Upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara : Intensifikasi, Ekstensifikasi, Diversifikasi, dan Rehabilitasi.

a)      Intensifikasi

Yaitu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian TANPA MEMPERLUAS LAHAN PERTANIAN yang telah ada.

b)     Ekstensifikasi

Yaitu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan MEMPERLUAS LAHAN PERTANIAN.

c)      Diversifikasi

Yaitu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan MEMPERBANYAK JENIS TANAMAN pada suatu lahan pertanian.

.

d)     Rehabilitasi

Yaitu upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan MEMPERBARUI CARA-CARA PERTANIAN YANG ADA atau MENGGANTI TANAMAN TIDAK PRODUKTIF LAGI..

 

2)      Perkebunan

Merupakan usaha penanaman lahan dengan tanaman-tanaman keras.

Ada dua macam perkebunan, yaitu

a)      Perkebunan Rakyat (dikelola oleh rakyat)

b)      Perkebunan Besar (dikelola oleh pemerintah), misal, menanam karet, kelapa, kelapa sawit, dan tebu. Hasil perkebunan ini lebih ditujukan untuk ekspor sehingga menghasilkan devisa bagi Negara.

3)      Peternakan

Peternakan adalah usaha memelihara binatang peliharaan yang diambil manfaatnya.

Usaha peternakan dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu :

a.       Peternakan Hewan Besar (peternakan sapi, kerbau, dan Kuda), banyak dilakukan di NTT.

b.      Peternakan Hewan Kecil (peternakan kambing, kelinci, domba, dan babi)

c.       Peternakan Unggas (peternakan ayam, itik, entok, dan burung)

4)      Perikanan

Usaha perikanan dibedakan menjadi Perikanan Darat dan Perikanan Laut.

a.       Perikanan Darat

Yaitu usaha memelihara dan menangkap ikan di perairan darat.

b.      Perikanan Laut

Yaitu usaha menangkap ikan di pantai atau di laut dan pembudidayaan ikan laut dalam tambak-tambak.

5)      Kehutanan

Hasil-hasil hutan antara lain: kayu, rotan, damar dan kemenyan. Selain hasil-hasil tersebut, hutan mempunyai fungsi penting, yaitu menjaga keseimbangan alam.

6)      Pertambangan

Pertambangan yaitu usaha untuk mengolah atau memanfaatkan mineral demi kesejahteraan manusia. Mineral ini berada di dalam perut bumi, untuk mendapatkannya perlu dilakukan penggalian atau penambangan.

Barang tambang dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu :

1.      Bahan tambang mineral logam

Contoh: timah, bauksit, besi, nikel, tembaga dan emas.

2.      Bahan tambang bukan logam

Contoh: keramik, belerang, gibs, dan marmer.

3.      Bahan tambang sumber energi

Contoh: minyak bumi, batu bara, dan gas.

7)      Perindustrian

Industri adalah usaha atau kegiatan untuk mengubah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi.

Contoh: pengolahan ikan menjadi ikan kaleng, karet menjadi ban, dan sebagainya.

8)      Perdagangan

Yaitu kegiatan yang bertujuan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Kegiatan Perdagangan antarnegara disebut ekspor-impor.

Ekspor adalah usaha mengirim dan menjual barang ke luar negeri.

Impor adalah usaha memasukkan dan membeli barang dari luar negeri.

  1. Usaha Ekonomi yang dikelola sendiri dan yang dikelola kelompok

1)      Usaha ekonomi yang dikelola sendiri

1)      Usaha Pertanian

2)      Industri Kecil

3)      Usaha Perdagangan

4)      Usaha Jasa

2)      Usaha ekonomi yang dikelola kelompok

1)      Firma

2)      CV (Commanditaire Vennotschaap/Persekutuan Komanditer)

3)      PT (Perseroan Terbatas)

4)      BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

5)      Perusahaan Daerah

6)      Koperasi

a.       Koperasi Konsumsi

b.      Koperasi Simpan Pinjam atau Koperasi Kredit

c.       Koperasi Produksi

d.      Koperasi Jasa

e.       Koperasi Serba Usaha

B.     Kegiatan Ekonomi di Indonesia

1.      Pengelompokan Kegiatan Industri

a.      Kegiatan Produksi

Produksi Yaitu kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Orang yang melakukan disebut Produsen.

b.      Kegiatan Konsumsi

Kegiatan Konsumsi yaitu Kegiatan manusia memakai barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Orang yang memakai atau menikmati barang dan jasa disebut Konsumen.

c.       Kegiatan Distribusi

Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Orang atau badan yang menjalankan kegiatan distribusi disebut Distributor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s